Perbedaan antara soket daya PDU dan soket daya biasa

1. Fungsi keduanya berbeda
Soket biasa hanya memiliki fungsi proteksi kelebihan beban catu daya dan sakelar kontrol utama, sedangkan PDU tidak hanya memiliki fungsi proteksi kelebihan beban catu daya dan sakelar kontrol utama, tetapi juga memiliki fungsi seperti proteksi petir, anti tegangan impuls, anti statis, dan proteksi kebakaran.

2. Kedua bahan tersebut berbeda
Soket biasa terbuat dari plastik, sedangkan soket daya PDU terbuat dari logam, yang memiliki efek antistatis.

3. Bidang penerapan keduanya berbeda
Soket umum umumnya digunakan di rumah atau kantor untuk menyediakan daya bagi komputer dan peralatan listrik lainnya, sedangkan catu daya soket PDU umumnya digunakan di pusat data, sistem jaringan, dan lingkungan industri, dipasang pada rak peralatan untuk menyediakan daya bagi sakelar, router, dan peralatan lainnya.Bahasa Inggris: k14. Daya beban keduanya berbeda
Konfigurasi kabel soket biasa lemah, jumlah arus umumnya 10A/16A, dan daya pengenalnya 4000W, sedangkan konfigurasi soket daya PDU lebih baik daripada soket biasa, dan jumlah arusnya bisa 16A/32A/65A, dll. Dapat memenuhi lebih banyak kebutuhan, dan daya dukung pengenalnya dapat mencapai lebih dari 4000W, yang dapat memenuhi kebutuhan daya ruang peralatan. Dan ketika soket daya PDU kelebihan beban, ia dapat secara otomatis memutus daya dan memiliki fungsi proteksi kebakaran tertentu.

5. Umur pakai keduanya berbeda
Umur soket biasa umumnya 2~3 tahun, dan jumlah kali pemasangan dan pencabutan sekitar 4500~5000 kali, sedangkan umur soket listrik PDU dapat mencapai 10 tahun, dan jumlah kali pemasangan dan pencabutan lebih dari 10.000 kali, yang mana lebih dari 5 kali lipat dari soket biasa.


Waktu posting: 20-Agu-2022